SOLO,suaramerdeka.com -
Keandalan atlet
taekwondo yunior Kota Solo makin diakui di kawasan Jateng. Di turnamen
penutup akhir tahun, taekwondoin-taekwondoin Kota Bengawan ini mampu
merajai Kejurda yang berlangsung di Magelang, 22-23 Desember 2012 lalu.
"Kami
membawa 16 emas, 12 perak dan sebelas perunggu. Ini sekaligus
mempertahankan juara umum," jelas Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres)
Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Surakarta, Ali Solichin, Selasa (1/1).
Turun
dengan 69 atlet, kontingen taekwondo Kota Solo tampil dengan kekuatan
penuh di semua nomor yakni, kyourugi dan poomsae, baik di kelompok pra
yunior dan yunior. "Dari total tersebut hanya empat atlet yang sudah
masuk kelompok junior atau SMA, sisanya masih di SD dan SMP. Ini
membuktikan regenerasi atlet taekwondo Solo berjalan baik," tambah Ali.
Dari
belasan medali emas yang didulang atlet Solo, antara lain didapat dari
kelompok SMP dan SD. Di kelompok SMP diwakili Theresia Ella Sari serta
dua taekwondoin pelajar Valentino dan Della di bagian SD.
Sementara
di kelompok SMA, Solo berhasil menyabet dua emas di nomor poomsae
tunggal putra dan poomsae ganda berpasangan. Dari sejumlah atlet peraih
emas, Ali memberi apresiasi terhadap taekwondoin yang turun di nomor
beregu putri kategori SD. Solo yang diwakili Novita, Hanafia dan Annisa
Rizky mampu meraih emas setelah mengalahkan lawan di partai final.
"Padahal
ketiganya lebih familiar saat turun di bagian perorangan dan baru
pertama kali dicobakan di nomor beregu dan langsung meraih emas. Selain
itu di nomor beregu putra juga sama," ungkap Ali.
Terkait peta
persaingan, Ali menambahkan sudah cukup kompetitif. Sejumlah daerah yang
tampil di kejurda akhir 2012 itu juga menurunkan atlet terbaiknya. Tak
terkecuali tuan rumah Magelang yang mengirimkan sekitar 50 atlet. "Juara
umum berhasil kami pertahankan. Posisi kedua dan ketiga diraih kota
Semarang dan tuan rumah Magelang," tandas Ali.
sumber