Diberdayakan oleh Blogger.

Ujian Kenaikan Tingkat Periode 1 Tahun 2010

Pada tanggal 16 Desember 2010 Pengcab Sukoharjo akan menyelengarakan ujian kenaikan tingkat yang bertempat di kopassus kandang menjangan surakarta, ujian kenaikan tingkat tersebut ditujukan pada geup 10 sampai geup 4.

Filosofi sabuk pada Taekwondo

  • Putih melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan. Di sini para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1
  • Kuning melambangkan bumi,disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar Taekwondo dengan kuat. Mempelajari gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu.
  • Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar Taekwondo mulai ditumbuh kembangkan.(mempelajari taeguk 2). Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.
  • Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 4). Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu.
  • Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkaran di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.
  • Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga melambangkan alam semesta.

UMS Juara Kejurnas Taekwondo di Semarang

Kontingen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi pengimpul medali terbanyak dalam Kejurnas Taekwondo Mahasiswa dan Militer yang berakhir Minggu (18/3) di GOR Patriot Kodam IV Diponegoro. Secara keseluruhan UMS meraih empat emas, dua perak dan satu perunggu.

Empat emas yang mengantarakan UMS menjadi juara umum tersebut masing-masing disumbangkan oleh Ong Stevanus (Kelas Fly Putra), Rahmat (Heavy Putra), Herjunarko (midle putra), dan Iin Retno Pamulat (midle putri). Juara umum kedua ditempati Universitas Mulawarman Samarinda yang meraih tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Adapun Undip menempati posisi tiga dengan meraih tiga emas, dan satu perak.

Keberhasilan UMS meraih juara umum sudah diperkirakan sebelumnya. Pasalnya, atlet-atlet yang turun membela perguruan tinggi itu adalah atlet Pelatda Jangka Panjang (PJP) PON 2008 Jateng. Mereka selama ini digembleng dalam pelatihan terpusat di kompleks GOR Jatidiri.

Atlet-atlet PJP rupanya berjaya dalam turnamen itu. Selain kontingen UMS yang didominasi atlet PJP, Undip pun terdapat beberapa atlet pelatda itu. Tiga emas yang dihasilkan oleh kontingen Undip, semuanya dari atlet-atlet PJP.

Undip memiliki empat atlet PJP, tiga di antaranya meraih emas. Mereka adalah Roni Kusdiyantoro ( fin putra), M Abubakar (light putra), dan Luki Andarmawan (midle putra). Adapun satu atlet PJP yang gagal menyumbangkan emas yaitu Susanto.

Terpilih sebagai atlet terbaik putra yaitu Roni Kusdiyantoro sedangkan terbaik putri diraih Fitriana (UPN Veteran Yogyakarta).

Ketua Umum Pengda TI Jateng Yahya Pattu mengatakan, kejuaraan tersebut sengaja digunakan untuk mengintip kekuatan lawan di Pra-PON nanti. Sebab, sebagian daerah yang turun di kejuaraan itu membawa atlet yang dipersiapkan pada PON 2008 nanti. Karenanya, sebagian besar atlet PJP Jateng pun diturunkan di kejuaraan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Yonif 400/Riders itu. "Kami puas atas penampilan anak-anak. Setelah kejuaraan ini kami akan lakukan evaluasi lagi," katanya.

Sementara itu di kelompok militer, Kopassus Grup 2 menjadi juara umum dengan meraih dua emas, dua perak, dan dua perunggu. Tuan rumah Yonif 400/Riders harus puas di posisi kedua dengan perolehan satu emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Menyusul ditempat ketiga adalah kontingen Skuadron 462/Paskhas yang meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Sumber