Diberdayakan oleh Blogger.

Istilah kata Dojang

Dojang merupakan suatu tempat berkumpulnya para Taekwondoin, baik tua maupun muda, laki-laki atau perempuan, secara bersama-sama untuk berlatih Taekwondo. Dojang biasanya berupa suatu kelas atau ruang tertutup, namun tidak tertutup kemungkinan bahwa suatu lapangan terbuka pun dijadikan sebagai suatu dojang. Di dojang, para Taekwondoin saling berlatih lebih jauh dan memperbaiki kemampuan diri masing-masing dalam taekwondo, baik secara fisik maupun mental di bawah bimbingan seorang instruktur yang sudah terlatih juga sebelumnya. Instruktur yang biasa dipanggil dengan sebutan sabeum, berkewajiban untuk menciptakan suatu iklim yang baik di dalam dojang agar para Taekwondoin dapat berkonsentrasi dan berlatih Taekwondo dengan baik.

Game Taekwondo World Champions


Taekwondo World Champions sebenarnya sudah cukup lama ada,namun baru bisa share di kesempatan ini. Taekwondo World Champions ini merupakan PC Game yang berlatar taekwondo yang begitu realistis, seolah-olah jadi taekwondoin beneran. hahaha



Di game ini terdapat beberapa mode,diantaranya pertarungan, mode karir dimana  menjadi seperti seorang fighter yang berangkat dari awal karir sampai menjadi taekwondoin juara dunia.  Ada juga mode latihan.

Permainan ini memiliki gerakan yang realistis mulai dari tendangan (chagi), tangkisan (makki), pukulan (jireugi).Game ini tidak banyak memakan memori dan enteng, dan juga mudah dimainkan.cukup pakai keyboard. Langsung saja bila tertarik untuk memulai game Taekwondo World Champions ini bisa download disini. Selamat bermain.

Solo Juara Umum Kejurda Taekwondo Yunior

image
SOLO,suaramerdeka.com
Keandalan atlet taekwondo yunior Kota Solo makin diakui di kawasan Jateng. Di turnamen penutup akhir tahun, taekwondoin-taekwondoin Kota Bengawan ini mampu merajai Kejurda yang berlangsung di Magelang, 22-23 Desember 2012 lalu.
"Kami membawa 16 emas, 12 perak dan sebelas perunggu. Ini sekaligus mempertahankan juara umum," jelas Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Surakarta, Ali Solichin, Selasa (1/1).

Turun dengan 69 atlet, kontingen taekwondo Kota Solo tampil dengan kekuatan penuh di semua nomor yakni, kyourugi dan poomsae, baik di kelompok pra yunior dan yunior. "Dari total tersebut hanya empat atlet yang sudah masuk kelompok junior atau SMA, sisanya masih di SD dan SMP. Ini membuktikan regenerasi atlet taekwondo Solo berjalan baik," tambah Ali.

Dari belasan medali emas yang didulang atlet Solo, antara lain didapat dari kelompok SMP dan SD. Di kelompok SMP diwakili Theresia Ella Sari serta dua taekwondoin pelajar Valentino dan Della di bagian SD.

Sementara di kelompok SMA, Solo berhasil menyabet dua emas di nomor poomsae tunggal putra dan poomsae ganda berpasangan. Dari sejumlah atlet peraih emas, Ali memberi apresiasi terhadap taekwondoin yang turun di nomor beregu putri kategori SD. Solo yang diwakili Novita, Hanafia dan Annisa Rizky mampu meraih emas setelah mengalahkan lawan di partai final.
"Padahal ketiganya lebih familiar saat turun di bagian perorangan dan baru pertama kali dicobakan di nomor beregu dan langsung meraih emas. Selain itu di nomor beregu putra juga sama," ungkap Ali.

Terkait peta persaingan, Ali menambahkan sudah cukup kompetitif. Sejumlah daerah yang tampil di kejurda akhir 2012 itu juga menurunkan atlet terbaiknya. Tak terkecuali tuan rumah Magelang yang mengirimkan sekitar 50 atlet. "Juara umum berhasil kami pertahankan. Posisi kedua dan ketiga diraih kota Semarang dan tuan rumah Magelang," tandas Ali.

sumber

Janji Taekwondo Indonesia

Janji Taekwondo Indonesia :
1. Menjunjung tinggi nama bangsa dan negara republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
2. Mentaati azas-azas Taekwondo Indonesia.
3. Menghormati pengurus, pelatih, senior dan sesama Taekwondoin dalam mengembangkan Taekwondo Indonesia.
4. Selalu berlaku jujur dan bertanggung jawab dalam menjaga nama baik Taekwondo Indonesia.
5. Menjadi pembela keadilan dan kebenaran.

Taegeuk 1

Berikut merupakan rangkaian gerakan Taekwondo Taegeuk 1
 Tae Geuk 1 : Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip Keon dari Pal Gwe. Melambangkan sesuatu yang besar dan maha agung yang menjadi asal dari segala sesuatu. Keon merupakan permulaan segala sesuatu yang ada di bumi dan menjadi sumber penciptaan serta kekuatan yang berasal dari langit. Langit pula yang memberikan cahaya matahari dan hujan yang membuat segala sesuatu tetap tumbuh dan hidup. Tae Geuk 1 bersifat sederhana namun dilakukan dengan penuh kekuatan dan menampakkan keperkasaan sesuai wataknya. Pada Taegeuk 1 ini memiliki 18 gerakan,untuk memperjelas gerakannya,berikut gambar dari gerakan Taegeuk 1.
 Untuk lebih jelasnya silakan dilihat video berikut :

Materi Dasar Untuk Sabuk Kuning Strip Hijau

SABUK KUNING STRIP HIJAU

Ke materi selanjutnya mengenai Materi Dasar Untuk Sabuk Kuning Strip Hijau setelah sebelumnya materi dasar tentang sabuk kuning polos.

I. TANGKISAN (MAKKI)

1. An Palmok Momtong Bakat Makki

Tangkisan dari dalam ke luar (bakat makki) dengan menggunakan lengan bawah bagian dalam (an palmok) untuk melindungi perut tenagh badan (momtong). Kedua tangan menyilang di depan perut dengan posisi tangan yang akan menangkis berada di dalam. Kepalan tangan yang diluar, ditarik sambil diputar ke samping sabuk/pinggang, punggung keplan ke arah bawah. Kepaln yang berada di dalam (untuk menangkis), diayunkan ke atas (depan) sambil diputare dengan putaran pinggang, siku lengan ditekuk 900. kedua tangan digerakkan secara bersamaan/serentak. Biasanya tangan yang digunakan untuk menangkis, sama dengan kaki yang berada di depan.

II. TENDANGAN (CHAGI)

1. Dwi Chagi

Tendangan sentak arah belakang (seperti tendangan kuda). Tandangan ini dilakukan dengan memutar kepala kurang lebih 360 derajat, lalu memutar badan 180 derajat, dengan kaki depan digunakan sebagai poros, kaki belakang untuk menendang, arah sasara tendangan ini perut atau kepala. Tendangan ini menggunakan kaki bagian depan (ap chuk) dan/atau tumit kaki (dwi chuk) untuk menendang.

2. I Dan Dolyo Chagi

Tendangan melingkar (dolyo chagi) dengan kaki depan (bisa dengan sliding/meluncur).

III. GERAKAN BERANGKAI (POOMSE)
1. Taegeuk 1


♥  SABUK HIJAU POLOS

I. KUDA-KUDA (SEUGI)

1. Dwi Kubi

Sikap kuda-kuda belakang (sikap ‘L”). kuda-kuda ini dibentuk dengan cara kedua tumit dirapatkan/ditempelkan atu sama lain hingga membentuk sudut 90 derajat, kedua lutu ditekuk (posisi setengah jongkok) sehingga posisi badan rendah. Telapak kaki yang mengarah ke depan, dimajukan/dilangkahkan sejauh 2 (dua) bahu sehingga kedua telapak kaki membentuk huruf L (sikap”L”). pada saat latihan teknik biasanya kaki kanan yang ditarikke belakang sambil diputar. Posisi kedua kepalan tangan berada di samping sabuk/pinggang. 60% berat badan ditumpu oleh kaki belakang, sedangkan 40% berat badan ditumpu oleh kaki depan.

II. TANGKISAN (MAKKI)

1. An Sonnal Momtong Bakat Makki

Tangkisan pisau tangan dari dalam ke luar (cara pengampilan seperti bakat palmok momtong bakat makki, tetapi menggunakan pisau tangan untuk menangkis).

III. TENDANGAN (CHAGI)

1. I Dan Ap Hurigi

Tendangan mencangkul (Deol O Chiki) dengan kaki depan (bisa dengan sliding/meluncur). Kaki depanditekuk sambil diayun ke atas hingga lurus, setelah mencapai posisi tertinggi, kaki disentak ke bawah dengan kepala sebagai arah sasaran.

Pendaftaran Anggota Baru


Pendaftaran Anggota Baru

Penerimaan Anggota Baru UKM Taekwondo UMS :

- Langsung datang ke Sekretariat UKM Taekwondo UMS di
Jl. A Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura
Telp.(0271) 717417 – 719483 Fax. (0271) 715448
Surakarta


- Saat Pengenalan Program Akademik (PPA) bagi mahasiswa/i baru
- Saat Latihan pada hari Senin & Kamis di Hall Masjid UMS

Liga Mahasiswa 2012

Sabtu tanggal 2 Juni 2012 lalu Taekwondo UMS mengikuti  Liga Mahasiswa 2012 yang dilaksanakan di GOR UNS,Surakarta.  Agenda yang telah direncanakan sebelumnya oleh tiga UKM Taekwondo Se-Surakarta yaitu UKM Taekwondo UMS, Universitas Sebelas Maret, dan juga Universitas Tunas Pembangunan dapat terlaksana pada hari Sabtu,2  Juni 2012. Pada Liga Mahasiswa 2012 ini keseluruhan  diikuti  oleh 5 UKM Taekwondo, selain Taekwondo UMS,UNS,dan  UTP turut serta pula UKM Taekwondo dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan juga Universitas Negeri  Yogyakarta. Pada kesempatan kali ini UKM Taekwondo UMS mengirimkan 1 tim putra dan jugan 1 tim putri yang berjumlah  9 atlet.

Untuk Kelas Putra

Under  56 kg       : M. Iqbal Maulana
Under 61 kg        : Nugroho
Under  66 kg       : Ikhsan
Under  75 kg       : Budi Purnomo
Over 75 kg kami tidak mengirimkan wakil untuk bertanding.

Sedangkan untuk Kelas Putri

Under   48 kg      : Diah P
Under   52 kg      : Susilowati
Under   56 kg      : Rizka
Under  60 kg       : Endah A
Over  60 kg         : Randy P



Juara 1 kelas over 60 kg putri

Dari hasil pertandingan  tersebut diumumkan  bahwa UKM Taekwondo UNS yang sebagai tuan rumah berhasil meraih predikat juara umum,hal ini tak lepas karena mereka mengirimkan 4 tim (2 putra,2 putri) sedangakan dari perolehan medali UKM Taekwondo UMS berhasil memperoleh 4 medali dengan rincian, 2 medali perunggu dari kelas under 57 kg putra  atas nama M. Iqbal Maulana dan juga dari kelas Under 60 kg putri atas nama Endah A, 1 medali perak dari kelas under 56 kg putri Rizka A dan juga 1 medali emas dari kelas over 60kg putri yaitu Randy P. Itulah hasil yang didapatkan oleh UKM Taekwondo UMS pada Liga Mahasiswa 2012 di GOR UNS. Semoga dari hasil yang kurang memuaskan ini akan menjadikan UKM Taekwondo UMS berlatih lebih giat lagi sehingga pada event yang diikuti akan memperoleh hasil yang maksimal.  Terimakasih.

Sejarah Singkat Taekwondo Indonesia

Taekwondo Indonesia

Taekwondo mulai berkembang di Indonesia pada tahun 70-an , dimulai aliran Taekwondo yang berafiliasi ke ITF ( International Taekwondo Federation ) yang pada waktu itu bermarkas besar di Toronto Kanada, aliran ini dipimpin dan dipelopori oleh Gen. Choi Hong Hi, kemudian berkembang juga aliran Taekwondo yang berafiliasi ke WTF ( The World Taekwondo Federation ) yang berpusat di Kukkiwon, Seoul, Korea Selatan dgn Presiden Dr. Un Yong Kim .

Pada waktu itu, di Indonesia kedua aliran ini yang masing - masing mempunyai organisasi ditingkat nasional yaitu Persatuan Taekwondo Indonesia ( PTI ) yg berafiliasi ke ITF dipimpin oleh Letjen. Leo Lopolisa dan Federasi Taekwondo Indonesia ( FTI ) yg berafiliasi ke WTF dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri .

Atas kesepakatan bersama dan melihat prospek perkembangan didunia olahraga International dan Nasional , maka Musyawarah Nasional Taekwondo pada Tanggal 28 maret 1981 berhasil menyatukan kedua organisasi Taekwondo tersebut, menjadi organisasi baru yang disebut Taekwondo Indonesia dan dipimpin oleh Leo Lopolisa sebagai Ketua Umumnya, sedangkan struktur organisasi ditingkat nasionalnya disebut PBTI ( Pengurus Besar Taekwondo Indonesia ) dan berpusat di Jakarta. Munas Taekwondo Indonesia I pada Tanggal 17 - 18 September 1984 menetapkan Letjen. Sarwo Edhie Wibowo ( Alm. ) sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia periode 1984 - 1988, maka era baru Taekwondo Indonesia yang bersatu dan kuat dimulai. Selanjutnya Taekwondo Indonesia sempat dipimpin oleh Soeweno, Harsudiyono Hartas, dan sekarang oleh Letjen ( Mar ) Suharto.

Kini Taekwondo Indonesia telah berkembang di seluruh propinsi di Indonesia dan diikuti aktif oleh lebih dari 200.000 anggota , angka ini belum termasuk yang tidak secara aktif berlatih. Taekwondo telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di arena PON. Beberapa atlet yang pernah berjaya membela negara di event International antara lain seperti : Budi Setiawan, Rahmi Kurnia, Siauw Lung, Yefi Triaji, Lamting , Yeni Latif, Dirk Richard, dan sebagainya. dimasa Thn 1986 s/d Thn. 1993 . Pada generasi berikutnya antara lain seperti Yuana Wangsa Putri yang mewakili Indonesia di even Olympic Games 2000, Sidney dan Ika Dian Fitria yang berhasil meraih medali emas Kejuaraan Dunia Yunior pada November 2000.

Sumber